Miliarder WhatsApp Jan Koum Donasikan $200 Juta ke Rumah Sakit Yerusalem Shaare Zedek
Hadiah Bersejarah untuk Layanan Kesehatan Israel
Jan Koum, salah satu pendiri WhatsApp, telah memberikan donasi bersejarah sebesar $200 juta ke Shaare Zedek Medical Center di Yerusalem melalui Koum Family Foundation. Ini adalah donasi tunggal terbesar dalam sejarah layanan kesehatan Israel, melampaui rekor sebelumnya sebesar $180 juta oleh Shmuel dan Anat Harlap ke Rabin Medical Center pada tahun 2025.
Rencana Penggantian Nama dan Ekspansi
Sebagai pengakuan atas hadiah transformatif ini, rumah sakit akan berganti nama menjadi Koum Shaare Zedek Medical Center. Dana tersebut terutama dialokasikan untuk proyek ekspansi besar-besaran yang akan melipatgandakan tiga kali lipat luas fisik dan kapasitas pasien rumah sakit.
Menara Medis 24 Lantai Baru
Pusat dari ekspansi ini adalah menara 24 lantai yang mencakup lebih dari 1,5 juta kaki persegi. Fasilitas ini akan menampung ruang operasi baru, fasilitas perawatan darurat canggih, dan teknologi medis mutakhir, menjadikannya gedung medis terbesar dan tercanggih di Israel, menurut rumah sakit.
Mengatasi Perumahan Staf dan Kapasitas
Donasi ini juga mencakup ketentuan untuk perumahan staf di lokasi, masalah utama di pasar real estat mahal Yerusalem. Ekspansi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas 1.000 tempat tidur saat ini secara signifikan, membantu mengurangi kepadatan di pusat medis terbesar di Yerusalem.
Kemajuan Desain dan Perencanaan
Menara ini dirancang oleh Mochly-Eldar Architects, dengan Margolin Bros. Engineering and Consulting sebagai manajer proyek. Rumah sakit mengumumkan bahwa rencana berada dalam tahap lanjutan dan sedang melalui otoritas perencanaan Yerusalem.
Perjalanan Filantropi Jan Koum
Koum, yang menghasilkan kekayaannya dari penjualan WhatsApp ke Facebook senilai $19 miliar, semakin fokus pada isu-isu Yahudi. Filantropinya termasuk donasi yang sebelumnya tidak diungkapkan sebesar $25 juta ke Shaare Zedek untuk fasilitas pediatri, serta dukungan substansial untuk organisasi Yahudi yang membantu Ukraina setelah invasi Rusia tahun 2022. Hadiah $200 juta baru ini memperkuat warisannya sebagai salah satu dermawan paling signifikan dalam layanan kesehatan Israel.